•  
  • Perpustakaan IAIN Antasari
Minggu, 12 Oktober 2014 - 21:51:00 WITA
Orientasi Tenaga Perpustakaan Madrasah
Diposting oleh : Akhmad Syaikhu
Kategori: Pelatihan - Dibaca: 768 kali

Untuk mewujudkan peran profesional pustakawan dalam rangka turut memajukan perpustakaan di Kalimantan Selatan, khususnya perpustakaan di madrasah yang masih tertinggal, Pusat UPT Perpustakaan IAIN Antasari ambil bagian sebagai Narasumber kegiatan "Orientasi  Tenaga Perpustakaan Madrasah tahun 2014" yang diselenggarakan oleh Kator Kementerian Agama Provinsi Kalsel pada tanggal 10-11 Juli 2014 di Hotel Mercure Banjarmasin. Kegiatan yang bertema "Perpustakaan Sebagai Sumber Edukasi, Informasi, Rekreasi dan Promosi" diikuti guru-guru dari sekolah Mardasah yang tersebar di seluruh Kabupaten di Kalimantan Selatan.
Pada kesempatan memberikan materi Kepala Pusat UPT Perpustakaan IAIN Antasari, Akhmad Syaikhu, S.Ag, SS, MSI, menyelipkan pesan agar peserta orientasi memiliki komitmen yang besar untuk memajukan perpustakaan madrasah. Sebagai jantung dari lembaga pendidikan keberadaan perpustakaan adalah gambaran sehat atau tidaknya proses pendidikan dan pengajaran yang berlangsung di setiap sekolah. Akhmad Syaikhu juga mengemukakan fakta hampir seluruh sekolah madrasah yang ada di Kalimantan Selatan belum memiliki pustakawan profesional. Untuk itu ia menyarankan kepada pihak Kementerian Agama Kalimantan Selatan agar secara bertahap dapat merekrut tenaga pustakawan terdidik, khususnya lulusan Diploma 3 Jurusan Ilmu Perpustakaan IAIN Antasari.
Ketika menyampaikan materi perawatan bahan pustaka, Akhmad Syaikhu menguraikan beberapa faktor penyebab yang dapat merusak bahan pustaka, yaitu faktor biologi, fisika, kimia dan faktor lainnya. Faktor biologi antaralain disebabkan oleh serangga seperti rayap, kecoa, kutu buku, binatang pengerat seperti tikus dan faktor jamur. Faktor fisika yang dapat merusak buku adalah cahaya, debu dan suhu, faktor kimia seperti faktor keasaman dan oksidasi, sedangkan faktor lainnya dapat disebabkan oleh bencana alam seperti Banjir, gempa bumi, api dan faktor manusia. Akhmad Syaikhu mengatakan bahwa penting upaya-upaya pencegahan dilakukan terhadap segala hal yang dapat merusak bahan pustaka. Dalam kesempatan tersebut Akhmad Syaikhu memberikan contoh bagaimana memperbaiki buku-buku yang telah rusak oleh berbagai hal. 

 

 



0 Komentar :