•  
  • Perpustakaan IAIN Antasari
Selasa, 21 Oktober 2014 - 04:19:49 WITA
Resensi : Ganti Hati Tantangan Menjadi Menteri
Diposting oleh : Akhmad Syaikhu
Kategori: Resensi - Dibaca: 3209 kali

Tantangan dalam Menjalani Hidup

Judul Buku: Ganti Hati Tantangan Menjadi Menteri
Peresensi : Mahrita (DIII-IPII)
Penulis : Dahlan Iskan
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tahun : 2012
Tebal : 375 hlm
Harga : Rp. 30.000,-

Buku ini ditulis oleh Dahlan Iskan yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama di Perusahaan Listrik Negara (PLN). Jabatan tersebut tidak terbayangkan olehnya karena setelah operasi ganti hati yang begitu berat. Geraknya akan sangat terbatas dan dia membayangkan tidak mungkin sembuh 100 persen. Namun empat tahun kemudian setelah operasi ganti hati dia memiliki mobilitas yang begitu tinggi. Dia merupakan seseorang yang sangat disiplin, tidak mau memperjudikan kesehatannya hanya untuk sebuah kecerobohan, kemalasan, dan kesombongan. Hanya 1 tahun 10 bulan menjabat sebagai Direktur Utama PLN ia dipromosikan untuk mengemban amanah berat menjadi menteri BUMN.
Buku ini menceritakan tentang kemenangan semangat manusia, tentang penghargaan atas kehidupan yang dikisahkan oleh seseorang yang menyelamatkan hidupnya dengan hatinya, pandangan hidupnya, rasa cintanya, agamanya, bukan sebagai seorang suci tapi, sebagai manusia biasa yang mengalami pahit dan manisnya kehidupan, kesedihan dan kegembiraan serta yang lainnya.
Melalui buku ini pembaca diajak mengikuti pengalaman istimewa seorang Dahlan Iskan dan perjuangannya pada masa yang paling penting dan kritis dalam kehidupannya. Pembaca mungkin tidak bisa melihat suasananya secara langsung, tapi dia berharap pembaca dapat merasakan penderitaan dan kegembiraannya dan juga rasa syukurnya atas kehidupan yang diberikan kepadanya sebelum dan dimasa depannya. Bagaimanakah menghadapi pengalaman yang dramatis atau tragis?
Buku ini memberikan kesempatan untuk membayangkan perjuangan dalam masa-masa sulit seperti itu dan mungkin mencari ketenangan karena kenyataannya manusia itu tidak pernah sendirian, selalu ada seseorang disekitar kita seperti halnya pak Dahlan yang menyadari benar makna bertarung untuk tetap hidup dalam keadaan, dampak dari cobaan dan kesengsaraan. Ketika membaca buku ini pembaca merasa sadar bahwa didalam hidup ini terdapat penderitaan dan kegembiraan, serta pembaca merasa begitu pentingnya bersyukur atas kehidupan yang diberikan Tuhan sebelumnya dan dimasa depan kelak.
Buku ini sangat baik dibaca untuk semua orang karena memberikan gambaran kepada pembaca dalam mensyukuri atas kehidupan yang diberikan Tuhan dalam hidup.



0 Komentar :